Minggu, 29 Maret 2020


BAB I
Pendahuluan

1.1 Latar Belakang
Dalam menghadapi tantangan bisnis termasuk menghadapi customer, maka sebagai pelajar kita juga harus belajar dalam memasarkan suatu produk. Dalam memenuhi tugas mata pelajaran Hubungan Masyarakat (Humas) ini, kami mencoba melakukan sebuah usaha sederhana untuk mandapatkan pembelajaran menjadi seorang wirausahawan. Usaha yang kami jalankan merupakan sebuah usaha singkat yang mungkin bisa menjadi peluang bagi kami untuk masa yang akan datang. Saat ini usaha yang kami jalankan adalah mencoba menawarkan produk makanan yaitu Dorayaki Sundanese (Kue sus ala sunda).

1.2 Rumusan Masalah
1.Dimana alamat usaha home industri tersebut?
2.Kapan mulai berdirinya home industri tersebut?
3. Bagaimana Proses produksinya?
4.Bagaimana cara membuat Laporan keuangannya?

1.3 Tujuan
   Tujuan usaha ini bukan hanya mencari profit semata, melainkan juga mencari penekanan kepada pengalaman sebuah proses wirausaha karena melalui pemasaran dan penjualan ini kami dituntut untuk berinteraksi dengan orang banyak, bagaimana cara menawarkan dengan baik dan sopan, meyakinkan pembeli untuk membeli produk makanan yang kita tawarkan dan memberi penjelasan dan pelayanan terbaik agar customer merasa puas.

1.4 Manfaat Penjualan Produk
Manfaat yang kami dapatkan dari penjualan produk ini yaitu:
Beradaptasi dengan orang banyak
Mengetahui cara menawarkan sebuah produk dengan menarik perhatian konsumen untuk segera membeli pada saat itu juga
Melatih mental dan kesabaran
Melatih Public Speaking
1.5 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Penjulan Produk
Waktu : 05 Februari - 03 Maret 2020
Hari    : Selasa dan Sabtu, 07.00-16.00 WIB (Satu kali penjualan dalam satu minggu selama satu bulan).
Tempat : Sekolah dan Lingkungan Masyarakat









BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Profil Perusahaan
          Neng Bakery merupakan perusahaan ( home industri ) yang bergerak dalam bidang pengolahan makanan (Kue) yang dibentuk pada tanggal 5 Februari 2020.
Deskripsi Umum Perusahaan :
Nama perusahaan   : Neng Bakery
Tanggal Berdiri         : 5 Februari 2020
Alamat Perusahaan : Kp. Ciawitali Rt.05
                                       Rw. 03 Ds. Tobong
                                    Jaya kec. Cipatujah kab.                                     Tasikmalaya prov. Jawa.                                      Barat
Jenis Perusahaan    : Home industri
Produk                       : Dorayaki Sundanese ( Kue sus ala Sunda )
Email                : Bakerynenghits@gmail.com





2.2 Sejarah Perusahaan
Industri Rumahan ini berdiri sejak adanya tugas membuat dan memasarkan produk kreatif kewirausahaan (PKK) dan mulai dibentuk pada tanggal 5 Februari 2020 sampai 3 Maret 2020.
Arti dari Neng Bakery sendiri yaitu karena pemilik Home Industri tersebut berjenis kelamin perempuan. Dan, di daerah Sunda khususnya Tasikmalaya, panggilan neng merupakan sebutan bagi anak perempuan.Bakery itu berarti toko Kue dan Roti, Warna dasar merah muda pada logo: Dalam pekerjaan menandakan selalu melakukan sesuatu yang mempunyai perencanaan yang matang. Mereka tegas, keras kepala, sensitif, memiliki cita cita yang tinggi dan sangat imaginatif.
Ilustrasi dua wajah pada logo menandakan kedua perempuan pemilik Home Industri, Lambang cake yang penuh warna menandakan berbagai varian rasa yang berbeda-beda dari setiap kue dan roti yang ada di Home industri Neng Bakery. Bunga yang melambai menandakan ajakan kepada para konsumen untuk menarik perhatian agar segera berbelanja. Kami juga mempunyai jargon/slogan khusus yaitu "Jajanan Sehat, Dompet Hemat"
Selamat Mencoba dan Berbelanja:)

2.3  Visi dan Misi perusahaan

1.      Visi
Menjadikan Neng Bakery sebagai perusahaan yang maju dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman , inspirasi, dan produktif.

2.      Misi
· Mampu bersaing dengan banyak pesaing
· Menciptakan berbagai inovasi baru               berbagai macam olahan kue
· Menghadirkan kualitas mewah dengan.        harga yang ramah

2.4 Kegiatan dan Kinerja Perusahaan

1).    Jenis produk yang ditawarkan
Home Industri Neng Bakery menawarkan produk kue yang diberi nama Dorayaki Sundanese (Kue sus ala sunda),alasan kami menjual produk tersebut yaitu, tidak banyak orang-orang yang belum tau mengenai produk yang kami tawarkan, kue berbentuk bulat dengan isian vla yang crunchy diluar dan lumer di dalam dengan rasa manis dan gurih, dikreasikan dengan tambahan rasa vanila dan cokelat,sangat cocok dikonsumsi oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia, dengan kualitas mewah dan harga ramah.
Tersedia Varian Rasa :
Vanilla
Cokelat

 2).    Jenis Usaha yang dikelola
Neng Bakery bergerak di bidang makanan yaitu pembuatan Roti dan Kue,tetapi kami hanya menjual kue saja, karena jika menjual keduanya waktunya sangat terbatas. Kami memilih usaha dibidang makanan karena usaha ini disesuaikan dengan kebutuhan dan dengan skill yang kami miliki.

3).    Target Market Perusahaan
Kue Neng Bakery banyak disukai berbagai macam kalangan, mulai anak-anak,remaja,dewasa sampai Lansia karena aman untuk dikonsumsi,menggunakan kadar gula yang telah disesuaikan dengan konsumennya, jadi untuk konsumen yang mempunyai penyakit gula darah tinggi/kolestrol jangan khawatir kalian masih tetap bisa mengkonsumi aneka roti dan kue Neng Bakery kapanpun dan dimanapun.

A.  Kondisi pasar
Pesaing usaha di bidang ini memang mulai banyak, tetapi kami menyiasatinya dengan membuat berbagai macam inovasi produk yang mampu menarik masyarakat untuk membeli kue dengan kualitas yang selalu kami jaga, selain itu kami hadir dengan kualitas kue yang mewah, tetapi harga ramah bagi berbagai kalangan masyarakat.

B.  Rencana pemasaran
Lingkungan Rumah/Masyarakat
Lingkungan Sekolah

2.5     Portofolio Perusahaan

a. Dorayaki Sundanese Vanilla
Dorayaki sundanese Vanilla,dibuat dari campuran bahan-bahan seperti tepung terigu, telur, mentega, gula pasir dan ditambah dengan vla yang terbuat dari campuran tepung maizena, susu bubuk putih dan gula pasir.
Kelebihan :
Dapat dijadikan sebagai cemilan
Dapat dijadikan oleh-oleh untuk sanak saudara karena mudah dijumpai di pasar tradisional maupun dunia bakery
Aman dikonsumsi oleh berbagai jenis kalangan.
Vitamin yang terkandung :
Protein, Vitamin B1, Vitamin C, dan Lactobacillus rhamnosus (bakteri baik yang terkandung dalam susu dancow bubuk).

 b.  Dorayaki Sundanese Cokelat
Dorayaki sundanese Cokelat ,dibuat dari campuran bahan-bahan seperti tepung terigu, telur, mentega, gula pasir dan ditambah dengan vla yang terbuat dari campuran tepung maizena, susu bubuk Cokelat dan gula pasir.
Kelebihan :
Menurunkan tekanan darah
Melancarkan sirkulasi darah
Menurunkan kadar stres
Menurunkan risiko stroke
Vitamin yang terkandung :
Vitamin A,B1,B2,Vitamin C, Vitamin D dan Vitamin E serta mengandung serta mengandung senyawa bermanfaat yaitu senyawa antioksidan yang berfungsi mencegah terjadinya penyakit kanker.

5).     Aspek Produksi

A.  Alokasi Usaha
Neng Bakery berlokasi di Kp. Ciawitali Rt.05 Rw. 03 Ds. Tobong Jaya kec. Cipatujah kab. Tasikmalaya prov. Jawa Barat.kami memilih lokasi tersebut karena merupakan tempat tinggal kami yang sekaligus kami jadikan tempat produksi.

B. Fasilitas Peralatan dan Bahan Produksi
Dalam kegiatan usaha ini kami memerlukan dan menggunakan fasilitas dan bahan yang diperoleh dari modal dan alat-alat yang tersedia, yaitu sebagai berikut .
Alat :
Panci ukuran sedang
Sendok makan
Sendok teh
Pengaduk
Loyang (tempat adonan kulit sus akan dibuat)
Plastik segitiga (SPUIT)
Oven
Sumpit (untuk membelah kulit sus)

Bahan (Biaya Variabel)
Bahan pembuatan kulit dan isi kue sus :
l botol air mineral       Rp. 3000,-
1 bks  margarin.          Rp.  5.000,-
3 butir telur.                 Rp. 6.000,-
1/2 kg tepung terig      Rp. 4.000,-
1 pcs baking powder   Rp. 5.000,-
1/4 gram Gula pasir.    Rp. 4000,-
1 pcs vanili.                   Rp. 1.000,-
1 bks garam.                  Rp.2000,-
1 bks susu dancow vanilla.   Rp. 3.000,-
1 bks susu dancow coklat.    Rp. 3.000,-
1 dus Tepung Maizena.         Rp. 8.000,-
Total =Rp. 44.000,- X 4 minggu = Rp. 176.000,-

Biaya Tetap
Gas.          Rp.  10.000,-
Steples.    Rp.   2.000,-
Total.   Rp.  12.000,- X 4 minggu = Rp. 48.000,-

2.6 Laporan keuangan praktek lapangan

DAFTAR HARGA PRODUK

Produk
Harga pemasaran
Harga Asli

Dorayaki Sundanese Vanilla
Rp. 3.000,-
Rp. 2.000,-

Dorayaki Sundanese Coklat
Rp. 3.000,-
Rp. 2.000,-


Target : 15 bks/minggu X 4 minggu = 60 Bks
Harga Pokok Produksi (HPP)
Biaya Variabel + Biaya Tetap : Target       =  Rp. 176.000,-  +  Rp. 48.000,-  = Rp. 224.000 : 60/bks = Rp. 3.733,-
                         

BEP (Break event point)
BV/bks = Rp. 176.000,-/60 bks = Rp. 2.933,-
Harga jual = Rp. 2000,-
Biaya Tetap = Rp. 48.000,-
Marjin Kontribusi = Harga jual - Biaya Variabel= Rp.2.000 - 2.933 =Rp. 933,-
BEP = Biaya Tetap : MK/bks
        = Rp. 48.000,-  :  Rp. 9.33,- = 51 bks

Laba Bersih

= (Harga Jual - Harga Pokok Produksi) X Banyaknya Produksi
= (2.000 -  3.733,-) X 60 bks
= Rp. 1.733,-  X 60 bks
= Rp. 104.000,-

Laba
= Modal - Pendapatan
= Rp. 224.000 - Rp. 120.000,-
= Rp. 104.000,-

C.  Proses Produksi

1.Menyiapkan bahan yang akan digunakan
2.Mempersiapkan peralatan yang akan digunakan
3.Memulai proses pengerjaan
4.Mengevaluasi hasil pekerjaan agar lebih baik

D.  Hasil dan Pembahasan

Kegiatan ini kami lakukan agar mendapatkan pengalaman dan pembelajaran untuk menjadi wirausaha. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi pelajar khususnya kami, karena dengan melakukan kegiatan ini kami mengetahui bagaimana caranya menawarkan dan memasarkan suatu produk dengan baik. Dan kami bisa lebih banyak mengetahui cara berintaraksi dengan baik.


2.7 Kontak Perusahaan
Customercare:bakerynenghits@gmail.com
Hallo : 1. mellymulyani133@gmail.com
                        2. adetia26@gmail.com







BAB III
Penutup

3.1 Kesimpulan
Dari kegiatan yang kami lakukan adalah bahwa pelajar sangat memerlukan proses pembelajaran seperti ini. Karena kita bisa secara langsung merasakan bagaimana cara menawarkan dan menjual produk kepada orang lain. Pengalaman ini bisa menjadi dasar ketika nanti kami akan membuka suatu usaha. Asal ada kemauan dan keinginan untuk berusaha pasti kita bisa melakukannya, karena dalam dunia bisnis modal bukanlah sagalanya.

3.2 Saran
Saran yang ingin kami sampaikan yaitu semoga dalam mata pelajaran Hubungan masyarakat (Humas) dan Produk Kreatif kewirausahaan (PKK) selanjutnya, kegiatan praktek lapangan ini tetap bisa dilaksanakan dan lebih ditingkatkan. Karena kegiatan seperti ini sangatlah bermanfaat, agar pelajar memiliki bekal pengalaman ketika ingin terjun langsung di dunia bisnis.



BAB I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Dalam menghadapi tantangan bisnis termasuk menghadapi customer, maka sebagai pelajar kita juga ha...